, ,

Penyebaran HIV AID di Kota Cirebon Meningkat, Sri Maryati: Pencegahan Adalah Kunci

oleh -858 Dilihat

Cirebon – Angka penyebaran HIV AIDS di Kota Cirebon menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan, mengingat HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan individu, melainkan juga menyangkut ketahanan sosial dan masa depan generasi muda.

Sri Maryati, seorang aktivis kesehatan sekaligus pegiat advokasi HIV/AIDS di Cirebon, menegaskan bahwa langkah pencegahan merupakan kunci utama untuk menekan laju penularan. “Kita tidak bisa hanya fokus pada pengobatan. Pencegahan adalah jalan paling efektif dan murah dibandingkan dengan biaya pengobatan yang sangat besar,” ujarnya saat ditemui usai diskusi kesehatan di salah satu rumah sakit swasta di Cirebon, Jumat (12/9/2025).

Angka Kasus Terus Bertambah

Data dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mencatat, hingga pertengahan 2025 jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah ini mencapai ratusan orang, dengan tren kasus baru yang terus bertambah setiap tahun. Mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia produktif, yakni 20 hingga 39 tahun.

“Ini yang sangat mengkhawatirkan. Usia produktif seharusnya menjadi penopang pembangunan, tapi justru rentan terpapar HIV/AIDS,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cirebon.

Faktor Penyebab

Menurut berbagai penelitian dan hasil survei lapangan, peningkatan kasus HIV/AIDS di Cirebon disebabkan oleh sejumlah faktor, di antaranya perilaku seksual berisiko tanpa proteksi, rendahnya kesadaran melakukan tes HIV secara berkala, serta masih adanya stigma sosial terhadap penderita.

Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat di Cirebon sebagai kota perdagangan dan jasa turut memengaruhi. “Cirebon adalah kota transit, banyak pendatang, dan interaksi sosial sangat tinggi. Ini membuat potensi penyebaran semakin besar jika tidak dikendalikan,” jelas Sri Maryati.

Pencegahan Lebih Murah daripada Pengobatan

Sri Maryati menekankan, pencegahan adalah investasi jangka panjang yang harus diutamakan pemerintah daerah. Edukasi mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri, promosi perilaku hidup sehat, hingga penyediaan layanan tes HIV secara gratis adalah langkah yang harus diperkuat.

Penyebaran HIV AID
Penyebaran HIV AID

Baca juga: HUT ke-80 TNI, Kodim 0614/Kota Cirebon Rehab Rumah Warga

“Obat antiretroviral (ARV) memang tersedia dan bisa membantu memperpanjang usia penderita, tapi itu bukan solusi utama. Biaya pengobatan jangka panjang sangat besar, dan tidak semua orang bisa patuh terhadap pengobatan. Karena itu, pencegahan jauh lebih efektif,” jelasnya.

Peran Komunitas dan Keluarga

Selain peran pemerintah, keluarga dan komunitas juga memiliki tanggung jawab penting. Stigma negatif yang masih melekat pada penderita HIV/AIDS membuat banyak orang enggan melakukan tes atau terbuka dengan kondisinya.

“Kalau stigma tidak dihapus, orang-orang akan semakin takut. Padahal, deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa lebih cepat. Di sinilah peran keluarga dan komunitas, yaitu menciptakan lingkungan yang mendukung, bukan menghakimi,” tambah Sri Maryati.

Harapan untuk Cirebon

Dinas Kesehatan Kota Cirebon menargetkan adanya program pencegahan yang lebih masif dalam beberapa bulan ke depan, termasuk sosialisasi di sekolah, kampus, hingga kelompok pekerja. Upaya ini diharapkan mampu menekan laju penyebaran HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Sri Maryati pun berharap agar semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil, bersinergi menghadapi tantangan ini. “Kita harus bergerak bersama. Tidak bisa hanya satu pihak. Jika semua peduli, maka penyebaran HIV/AIDS bisa ditekan, dan Cirebon bisa menjadi kota yang lebih sehat,” pungkasnya.

Penutup

Kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon menjadi pengingat bahwa masalah kesehatan tidak boleh dianggap remeh. Meski jumlah kasus meningkat, langkah pencegahan, edukasi, dan penghapusan stigma menjadi kunci utama. Hanya dengan kerja sama lintas sektor dan kepedulian bersama, Cirebon dapat menekan angka kasus HIV/AIDS dan melindungi generasi penerusnya.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.